Blog Khusus Kuku

Logo DH

 

SELAMAT DATANG

Blog ini dibuat untuk memberikan pengetahuan dan informasi kepada teman-teman mengenai kuku, khususnya penyakit cantengan atau “paronychia“. Karena ternyata tidak sedikit orang-orang disekeliling kita yang masih belum mengenal apa itu “cantengan”, tidak mengetahui apa penyebabnya, apa obatnya, serta bagaimana cara pencegahannya.

Cantengan (Paronychia)

Paronychia atau cantengan atau dalam bahasa Makasar Sulawesi kalibbong sikuyuang (kalibbong = lubang; sikuyu = kepiting),  adalah infeksi pada lipatan kuku yang disebabkan oleh kuman (bakteri) Streptokokus, ditandai dengan pembengkakan lipatan kuku.

Paronychia adalah infeksi pada kulit di sekitar kuku jari tangan atau kuku jari kaki. Paronychia biasanya akut, tetapi kasus kronis bisa terjadi. Pada Paronychia Akut, bakteri (biasanya Staphylococcus aureus atau Streptococci) masuk melalui robekan pada kulit diakibatkan dari trauma pada lapisan kuku (lapisan pada kulit keras yang tumpang tindih disisi kuku), hilangnya kutikula, atau iritasi kronis (seperti dari air dan detergen). Pada kaki, infeksi seringkali mulai pada jari kaki yang tumbuh ke dalam.

Tanda dan Gejala Cantengan

Tanda dan gejala paronychia gejala awal dapat berupa kemerahan dan pembengkakan di sekitar kuku, yang disebut cellulitis. Pada keadaan ini kuku akan terasa sakit dan nyeri bila disentuh atau tersentuh dan kemudian berlanjut kuku dan/atau kulit menjadi berwarna kuning-hijau, yang menunjukkan bahwa terjadi pengumpulan nanah dibawah kuku dan kulit disebut juga abses.

Gejala yang paling sering dan tanda-tanda paronychia, sebagai berikut:

  • Pembengkakan
  • Kemerahan
  • Bernanah
  • Terasa Nyeri bahkan terasa nyut-nyutan (baik kalau disentuh/tersetuh atau pun tidak disentuh).

Jenis Paronychia

  • Paronychia Akut: Pasien dengan paronychia akut sering hadir dengan riwayat trauma kecil untuk jari kuku, disengaja atau tidak. Keluhan tersebut ditandai dengan rasa nyeri dan bengkak di salah satu lipatan lateral kuku.
  • Paronychia Kronis: Umumnya, pasien melaporkan gejala berlangsung 6 minggu atau lebih. Peradangan, nyeri, dan bengkak dapat terjadi secara episodik, seringkali setelah terkena air atau lingkungan yang lembab.

Faktor Penyebab

Penyebab Paronychia Akut  :

  1. Paronychia Akut biasanya terjadi akibat peristiwa traumatis, namun kecil, yang memecah penghalang fisik antara kuku dan kuku, gangguan ini memungkinkan infiltrasi organisme menular.
  2. Paronychia Akut dapat disebabkan oleh kondisi yang tampaknya tidak berbahaya, seperti hangnails atau dari kegiatan seperti menggigit kuku, mengisap jari, manicuring atau penempatan kuku buatan.
  3. Staphylococcus Aureus merupakan organisme penyebab infeksi yang paling umum. Organisme seperti Streptococcus dan spesies Pseudomonas, bakteri Gram negatif dan bakteri Anaerob adalah organisme penyebab lainnya.
  4. Akut (kronis dan) paronychia juga dapat terjadi sebagai manifestasi dari penyakit lainnya, seperti pemphigus vulgaris. Meskipun kasus keterlibatan kuku di pemphigus vulgaris jarang terjadi, mereka bisa menjadi berat, yang melibatkan beberapa digit dan perdarahan.

Penyebab Paronychia Kronis:

  1. Penderita alergi
  2. Penderita diabetes
  3. Terutama disebabkan oleh ragi jamur Candida Albicans.
  4. Penyebab jarang  lainnya dari paronychia kronis termasuk bakteri dan infeksi mikrobakteri.

Referensi

Judarwanto, Widodo. Dermatitis Alergi sebagai Faktor Resiko Utama Paronikia.(http://allergyclinic.wordpress.com/2012/10/07/tanda-dan –gejala-penyakit-defisiensi-imun/); Rigopoulos D, Larios G, Gregorious S. Acute and chronic paronychia. Am Fam Physician.2008.

Sakit “cantengan” merupakan penyakit kuku yang sepele tapi jika dibiarkan akan bisa memberikan dampak yang cukup besar, mulai dari rasa nyeri, gangguan dalam beraktivitas sampai pada hilangnya kepercayaan diri (minder). Bahkan tidak sedikit juga dari teman-teman kita karena minimnya informasi dan pengetahuan mengenai “cantengan” akhirnya mengambil langkah dengan mencabut kukunya, sembuh sih tetapi banyak juga yang mengeluh kembali karena sakit cantengan tersebut kembali datang (kambuh) seiring kukunya tumbuh kembali.

Blog ini di buat berdasarkan informasi, pengalaman serta kejadian yang benar pernah terjadi, serta solusi dari permasalahan yang ada. Diharapkan blog ini bisa menjadi informasi tambahan  dan mudah-mudahan bisa memberikan manfaat kepada teman-teman sekalian.

Selamat mengunjungi dan semoga bermanfaat.

Daun Healthcare

Advertisements